DPP GAMKI SELENGGARAKAN PENDIDIKAN KADER TINGKAT DASAR (PKTD) WILAYAH INDONESIA TENGAH SECARA ONLINE ‎

PERISTIWAPAPUA

‎Jakarta, (berita21.id) - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) menyelenggarakan Pendidikan Kader Tingkat Dasar (PKTD) untuk wilayah Indonesia tengah. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sama dilaksanakan pada wilayah Indonesia timur.

‎‎Kegiatan diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Fancy Ransun dilanjutkan dengan Upacara Organisasi yang dipandu langsung oleh Bunga Sipahutar sebagai MC. Setelah melakukan upacara organisasi, kegiatan dilanjutkan pada laporan kegiatan yang disampaikan langsung oleh Ketua Panitia sekaligus Ketua Bidang Kaderisasi DPP GAMKI, N. Alex Ramandey, S.T.

‎‎Diawal laporannya, Alex menyapa dengan hangat Ketua Umum DPP GAMKI dan jajarannya, serta mengucapkan terima kasih kepada DPP GAMKI yang telah hadir dalam acara pembukaan dan sekaligus juga memberikan arahan kepada para peserta. "Syalom, selamat malam untuk kita semua, yang terhormat ketua umum DPP GAMKI, bung Sahat M.P. Sinurat beserta jajaran terima kasih telah hadir bersama kami guna memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi PKTD GAMKI tahun 2026 se- wilayah Indonesia Tengah" ucap Alex diawal laporannya.

‎‎Alex juga menyampaikan beberapa poin penting kepada peserta PKTD GAMKI se- wilayah Indonesia tengah. "Dalam mengikuti kegiatan ini, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan secara khusus oleh para peserta yakni kepatuhan dan kedisiplinan, akan ketentuan yang telah disampaikan oleh panitia kepada peserta melalui surat yang berisi TOR dan TATIB peserta PKTD GAMKI Tahun 2026 se - wilayah Indonesia tengah (WITA) termasuk didalamnya ada sesi tes yakni pre-test dan post-test di setiap sesi PKTD GAMKI tahun 2026 se - WITA, kehadiran dan pembuatan artikel. Hal tersebut merupakan item penilaian yang akan dinilai guna menghasilkan lulusan PKTD GAMKI tahun 2026 se - WITA" jelasnya.

‎‎Alex juga melaporkan bahwa untuk pelaksanaan kegiatan ini, hanya DPD GAMKI NTT saja yang absen dan telah berkomunikasi dengan pihaknya untuk dapat diberikan kesempatan pada sesi PKTD GAMKI se - wilayah Indonesia Barat. Absennya DPD GAMKI NTT bukan tanpa alasan, melainkan NTT baru saja dilanda musibah gempa bumi yang dahsyat.

‎‎"Pada kesempatan ini juga kami melaporkan kepada Ketua Umum DPP GAMKI, bung Sahat bahwa, berdasarkan zona wilayah Indonesia tengah (WITA) ada 10 DPD di dalamnya:

1. ‎DPD GAMKI Provinsi Sulawesi Tengah;

2. ‎DPD GAMKI Provinsi Sulawesi Selatan;

3. ‎DPD GAMKI Provinsi Sulawesi Tenggara;

4. ‎DPD GAMKI Provinsi Sulawesi Barat;

5. ‎DPD GAMKI Provinsi Sulawesi Utara:

6. ‎DPD GAMKI Provinsi Bali;

7. ‎DPD GAMKI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT);

8. ‎DPD GAMKI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB);

9. ‎DPD GAMKI Provinsi Kalimantan Timur; dan

10. ‎DPD GAMKI Provinsi Kalimantan Utara.

‎Beserta dengan jajaran DPC nya masing - masing di tiap Provinsinya, dengan jumlah peserta sebanyak 213 orang" jelas Alex melaporkan.

‎‎"Adapun DPD beserta sebagian DPC nya belum bisa mengikuti PKTD ini karena sedang mengalami bencana alam gempa bumi, yakni DPD GAMKI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mana nantinya DPD GAMKI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beserta dengan jajaran DPC nya akan mengikuti PKTD GAMKI tahun 2026 se - wilayah Indonesia barat (WIB)" ucapnya menambahkan.

‎‎Diakhir sambutan tersebut, pihaknya berpesan dengan penuh harap kepada para peserta agar kegiatan ini dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta dan dapat menunjang aktifitas pelayanan GAMKI di daerah dan cabang masing - masing.

‎‎"Kami berharap PKTD ini dapat diikuti dengan baik, dengan menyerap materi - materi yang diberikan sehingga dapat lulus juga dengan baik. Hasil tersebut semoga dapat menjadi bekal dalam aktifitas pelayanan di daerah dan cabang masing - masing" tutupnya.

‎‎Adapun Sahat Sinurat dalam hal ini Ketua Umum DPP GAMKI, dalam sambutannya menyebutkan bahwa kader GAMKI yang belum atau tidak mengikuti PKTD tidak bisa mengikuti Pelatihan Kader Tingkat Menengah (PKTM). Oleh sebab itu, semua kader GAMKI wajib mengikuti PKTD dan lulus pada PKTD agar dapat mengikuti PKTM dan Pelatihan Kader Tingkat Utama (PKTU).

‎‎“Setiap kader harus mengikuti PKTD sebelum berhak mengikuti Pelatihan kader Tingkat Menengah (PKTM). Peserta PKTM akan dibagi ke dalam beberapa cluster sesuai kompetensi atau bidang profesinya. Mereka akan mendapat berbagai pelatihan agar lebih siap melayani di lapangan. Bagi yang telah menyelesaikan PKTM akan mengikuti Pelatihan Kader TIngat Utama (PKTU) di Jakarta,” kata Sahat.

‎‎Lebih lanjut, Sahat menjelaskan bahwa pelatihan kader sangat diperlukan untuk membangun sinergitas antar kader. Hal tersebut sangat diperlukan agar kader GAMKI senantiasa mampu menjawab dinamika yang terjadi di lapangan.

‎‎Penyampaian materi PKTD hari pertama dibawakan oleh Rev. Ronald Rischardt dengan Dedi Soselisa sebagai moderator. Membawakan materi berjudul “Nasionalisme dan Oikumenisme dalam Teologi Kristen: Menjembatani Identitas Nasional dan Kesatuan Gereja Kristen”, Ronald menjelaskan bahwa nasionalisme dan oikumenisme ibarat dua sisi mata uang. Sama-sama harus dijalankan meski kadang bertentangan.

‎‎“Sebagai warga negara, kita dituntut untuk memiliki jiwa nasionalisme. Di sisi lain, sebagai manusia kita harus mampu mewujudkan oikumenisme. Selama ini oikumenisme dimaknai sebagai gerakan untuk mempersatukan gereja tanpa memandang perbedaan. Namun dalam konteks yang lebih luas, oikumenime juga berarti bagaimana kita sebagai umat beragama bisa menerima umat agama lain,” jelas Ronald.

‎‎Walau tujuannya baik, terkadang nasionalisme dan oikumenisme bisa berbenturan. Ini terjadi karena salah satunya diletakkan lebih tinggi dari yang lain. Ada banyak konflik di tengah mayarakat yang terjadi karena hal tersebut, salah satunya adalah konflik di Papua.

‎‎“Kita harus belajar, sambil terus mengingatkan diri sendiri, untuk menempatkan segala sesuatu sesuai proporsinya. Dengan demikian, barulah kita dapat menjadi berkat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Kontak

Email:
berita21.id@gmail.com
Whatsapp:
+ 62 813-4482-2280

© 2025. All rights reserved.