Kolaborasi BBPOM di Jayapura bersama PW GKI Harapan Abepura, BNN Provinsi Papua dan Rumah Sakit Jiwa Abepura Gelar Kampanye Anti Narkoba, Miras & HIV/AIDS.
8/5/2026


JAYAPURA - Pada hari Sabtu, 18 Juli 2026 Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura sebagai leading sector dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor & Zat Adiktif (ONPPZA) telah berkolaborasi dengan Badan Pelayan Unsur Persekutuan Wanita (BP PW) Jemaat GKI Harapan Abepura, BNN Provinsi Papua dan pihak Rumah Sakit Jiwa Abepura menggelar kegiatan kampanye Anti Narkoba, Miras & HIV/AIDS. Adapun lokasi yang dipilih menjadi tempat pelaksanaan kegiatan tersebut adalah di depan tugu lingkaran Abepura , distrik Abepura, sebagai pusat segala macam aktifitas keramaian di Kota Jayapura baik aktifitas ekonomi tapi terutama aktifitas pendidikan. Aksi kampanye ini yang berlangsung sangat meriah karena selain tersedia ruang pemaparan materi oleh para narasumber, acara tersebut diisi juga dengan lagu pujian dan tarian yosim pancar bertemakan kebangunan rohani.
BBPOM di Jayapura hadir dengan memajang Baliho bertuliskan “Berantas Penyalahgunaan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor & Zat Adiktif (ONPPZA)” dan aksi sharing informasi serta pelayanan konsultasi langsung kepada masyarakat yang cukup antusias bertanya seputar Penyalahgunaan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor & Zat Adiktif (ONPPZA), sedangkan pihak BNNP Papua dan RSJ Abepura berperan menjadi juru kampanye anti Narkoba, Miras dan HIV/AIDS.
Kegiatan kampanye ini mulai berlangsung pada sekira pukul 15.00 - 18.00 wit dan dihadiri oleh lebih dari 200 orang peserta yang terdiri dari masyarakat umum di sekitaran lingkaran Abepura serta warga jemaat dari berbagai denominasi gereja yang ada di distrik Abepura. Seruan, pertanyaan, nyanyian dan tarian yang terjadi saat itu membuat suasana aksi kampanye menjadi sangat interaktif dan penuh sukacita.
Hadir selaku wakil dari BBPOM di Jayapura, bung Chris Burdam selaku ketua tim fungsi penindakan bersama stafnya ibu Angjelita Katili. “Kampanye ini adalah bentuk nyata kehadiran negara melalui BBPOM di Jayapura untuk melindungi masyarakat dari bahaya akibat penyalahgunaan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor & Zat Adiktif atau yang sering kami singkat ONPPZA. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergi dan kolaborasi dengan gereja, BNN, tenaga kesehatan, dan masyarakat”.
Kegiatan positif ditutup dengan acara ibadah dan doa pemulihan yang dipimpin oleh Pdt. A. Siahaan, S.Th., M.Mis. Suasana semakin khidmat dan membangkitkan semangat dengan selebrasi tarian yosim pancar diiringi pujian rohani secara medley oleh PW GKI Harapan Abepura serta seluruh peserta yang hadir sambil mengitari tugu lingkaran Abepura sebanayk 7 kali. Ketua PW GKI Harapan Abepura (ibu Anelis Fairyo) sangat mengapresiasi peran BBPOM dii Jayapura yang telah hadir berkolaborasi dan berkontribusi positif secara langsung pada kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka memperingati HUT PW GKI Harapan Abepura yang ke-64, maka kami berharap kegiatan ini dapat memberi dampak positif bagi warga masyarakat luas di Kota Jayapura tetapi secara khusus bagi masyarakat di sekitaran Distrik Abepura. Semoga aksi hari ini menjadi obot penyemangat sekaligus contoh aksi nyata dari pihak gereja di setiap distrik di Kota Jayapura untuk bersama-sama memerangi Narkoba termasuk ONPPZA, Miras dan HIV/AIDS," ungkap ibu Anelis Fairyo diakhir kegiatan tersebut.
Kolaborasi dan Sinergi yang baik antara BBPOM di Jayapura dengan berbagai stackholder terkait dan masyarakat umum, diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan pengawasan, sehingga Kota Jayapura khususnya Distrik Abepura dan sekitarnya yang terkenal sebagai zona merah narkoba dan miras dapat terbebas dari jeratan ONPPZA, terutama dalam upaya menyelamatkan generasi muda , masa depan bangsa.




