Lepas Peserta Retret Ke Jemaat GKI Baithel Bukisi, Ketua PKB GKI Ebenhaezer Yoka Ajak Jemaat Jaga Kebersamaan
PERISTIWAPAPUA


YOKA, JAYAPURA – Ketua Persekutuan Kaum Bapak (PKB) GKI Ebenhaezer Yoka, Yakob Tukayo, mengajak seluruh peserta kegiatan retret untuk menjaga kebersamaan selama perjalanan menuju Kampung GKI Baithel Bukisi, Klasis Tanah Merah Barat.
Ajakan tersebut disampaikan Yakob setelah pelaksanaan ibadah pemberkatan dan pelepasan yang dipimpin oleh ketua PHMJ GKI Ebenhaezer Yoka Pdt. Tresia Ongge bersama Majelis Jemaat GKI Ebenhaezer Yoka.
Dalam penyampaiannya, Yakob menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pendeta serta Majelis Jemaat yang telah memimpin ibadah sebelum rombongan berangkat.
Ia menjelaskan, kegiatan retret yang akan dilaksanakan di Jemaat GKI Baithel Bukisi Kampung Bukisi Klasis Tanah Merah Barat selamat 4 hari, yang merupakan kegiatan mandiri yang diselenggarakan untuk menjalin silahturami yang lebih erat sesama kaum bapak GKI di Tanah Papua.
“Semua usaha yang kita lakukan kembali juga untuk kepentingan kita semua,” ujar Yakob.
Ia menekankan pentingnya seluruh peserta menjaga kebersamaan selama perjalanan. Menurutnya, rombongan yang berangkat bersama hendaknya juga kembali secara bersama-sama.
“Saya mohon kepada kita semua Bapak-Bapak, tetap dalam kebersamaan. Kita jangan terpisah-pisah. Kita berangkat bersama-sama hari ini, untuk itu kita kembali juga bersama-sama,” katanya.
Yakob juga menyinggung adanya rasa kecewa dari sebagian peserta terkait situasi yang terjadi sebelum keberangkatan. Namun, ia mengingatkan agar hal tersebut tidak menjadi alasan untuk melemahkan semangat kebersamaan.
Menurutnya, ibadah pelepasan yang telah dilakukan menjadi momentum untuk kembali menguatkan hati dan mempersiapkan diri menjalankan kegiatan pelayanan.
“Kita sudah dikuatkan oleh firman Tuhan. Firman Tuhan menguatkan kami dalam pelayanan dan pekerjaan yang kami lakukan di Jemaat GKI Baithel Bukisi, Klasis Tanah Merah Barat,” ujarnya.
Ia meminta seluruh anggota PKB tetap bersemangat dan mengikuti arahan selama kegiatan retret. c
“Ketika siap, artinya siap saja untuk langsung naik di kendaraan yang telah disiapkan dan kita akan jalan menuju tempat tujuan kita,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Yakob kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pendeta, dan rombongan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap perjalanan dan seluruh rangkaian kegiatan retret dapat berjalan dengan baik serta tetap berada dalam penyertaan Tuhan.
“Tuhan Yesus memberkati kita,” tutup Yakob, yang kemudian disambut tepuk tangan dari peserta.(nesta )
